Drs. H. Bakti Ritonga, S.H., M.H. : Pembinaan Teknis Yustisial Diharap Tingkatkan Spirit dan Etos Kerja Aparatur PA Muara Enim

Berita Utama
Typography

PA-MUARAENIM.GO.ID - Selasa (28/4/2020) malam, berkisar pukul 20:54 WIB, beredar sebuah  forward message yang berasal dari Ketua Pengadilan Agama Muara Enim, Drs. H. Bakti Ritonga, S.H., M.H., berupa Surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Nomor 1588/DJA/HM.00/IV/2020 di grup WhatsApp Pengadilan Agama Muara Enim.

Surat Dirjen Badilag, yang ditanda tangani pada 27 April 2020 itu, memuat tentang pelaksanaan Pembinaan Teknis Yustisial oleh Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI melalui virtual meeting, yang akan digelar esoknya, Rabu (29/4/2020) Pukul 11:00 WIB, usai acara purna bhakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.

Jelas! Saat dibaca, tujuan dan maksud surat hanya meminta Pengadilan Tingkat Banding untuk mengikuti pembinaan dimaksud. Namun sebaliknya, saat men-share hal itu, malah ia meminta untuk mempersiapkan media dan prasarananya, besok. Pertanda bahwa ia ingin mengikuti kegiatan pembinaan terhadap Pengadilan Tingkat Banding tersebut.  

Baca Juga :
Ketua PA Muara Enim Mulai Berlakukan Rapat Virtual Dengan Video Conference

“Tim IT, tolong dipersiapkan hal ini. Trims,” caption-nya memberi keterangan terhadap surat yang di forward nya tersebut.

Sontak, membaca pesannya, sebagian orang tentu ada yang merasa bingung dengan keinginan Ketua Pengadilan Agama Muara Enim di grup, malam itu. Bahkan sejujurnya, ketika itu Tim IT terlintas ingin mengisyaratkan kepadanya, bahwa ia salah dalam memahami maksud surat.

Namun pada akhirnya kami pun berkesimpulan, bahwa meskipun seandainya benar ia telah salah dalam memahami maksud surat tersebut, tak sepantasnyalah kami menolak apa yang sudah diperintahkan oleh Pimpinan, apalagi itu merupakan persoalan yang membawa dampak positif bagi lembaga dan aparatur, ujar Tim IT menanggapi himbauan itu.

Dengan disiapkannya media dan prasarana virtual meeting pada Pembinaan Teknis Yustisial 29 April 2020, Ketua Pengadilan Agama Muara Enim beserta Wakil Ketua, Hakim, Panitera, Sekretaris, Panitera Muda, Kepala Sub Bagian hingga Jurusita, pun mengikuti kegiatan yang dilaksanakan secara daring dari Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Muara Enim.

Respon cepat dilakukan Ketua Pengadilan Agama Muara Enim usai menyimak pembinaan yang disampaikan, lantas ia pun melakukan rapat koordinasi bersama jajarannya. Kemudian, dalam rakor ia pun menyampaikan langkah-langkah yang diambilnya untuk menyikapi hal-hal penting yang digaris bawahinya dari pembinaan tersebut.

Pertama, Ketua Pengadilan Agama Muara Enim berharap kepada Ketua ZI dan Ketua APM, untuk segera menindak lanjuti hal-hal yang bisa untuk diperbaiki, sebagai upaya untuk meningkatkan nilai atas pelaksanaan APM dan ZI tahun 2020, imbuhnya.

Kedua, selain dua program yang diprioritaskan tersebut diatas, ia kembali menekankan agar percepatan penyelesaian perbaikan ruang PTSP cepat terwujud. Kemudian, percepatan itu pun hendaknya diiringi dengan mengajukan permohonan kelengkapan sarana dan prasarananya ke Mahkamah Agung melalui Pengadilan Tinggi Agama Palembang, yakni berupa pendingin ruangan, meubelair dan genset serta sarana pendukung layanan PTSP lainnya yang diperlukan. 

Sebelum merilis berita kegiatan ini, Ketua Pengadilan Agama Muara Enim akhirnya membeberkan alasannya mengapa ia meminta semua jajaranya untuk sama-sama mengikuti Pembinaan Teknis Yustisial ini. Baginya pembinaan seperti ini merupakan kesempatan besar untuk aparatur peradilan dalam meningkatkan kompetensinya masing-masing.

“Pembinaan tersebut pada hakikatnya adalah untuk mendapatkan informasi dan pembinaan yang sama dari pimpinan kita. Disamping itu, hal ini juga akan memberi dorongan spirit bagi kita guna meningkatkan etos kerja, dan budaya kerja dalam memberikan pelayanan kepada pencari keadilan,” bebernya saat dimintai alasan.

| Humas Pengadilan Agama Muara Enim