15 Orang Tenaga Teknis PA Muara Enim Akan Ikuti Diskusi Ilmiah Teknis Yustisial

Berita Utama
Typography

PA-MUARAENIM.GO.ID - Ketua Pengadilan Agama Muara Enim (PA Muara Enim), Drs. H. Habib Rasyidi Daulay, M.H., menegaskan, bahwa pihaknya siap mengikuti Diskusi Teknis Yustisial yang akan digelar pekan depan, Jum’at (30/8/2019). Pernyataan itu diungkapkan di ruang kerjanya siang ini, Kamis (22/8/2019), usai menandatangani surat pengiriman nama-nama peserta.

Pada diskusi tahap dua ini, panitia melibatkan peserta dari seluruh tenaga teknis peradilan, yakni seluruh hakim berikut ketua dan wakil ketua, panitera, para panitera muda, panitera pengganti, sampai ke jurusita dan jurusita pengganti pun wajib mengikutinya. Alhasil peserta dari PA Muara Enim yang ikut, semuanya berjumlah sebanyak 15 orang, dan nama-namanya sudah dikirim melalui surat yang baru saja ia tanda tangani, jelasnya.

Beda dengan sebelumnya, Ketua PA Muara Enim sangat mengapresiasi kegiatan semacam ini, bahkan ia menganggap diskusi hukum kali ini lebih istimewa dari tahap pertama. Karena narasumber yang dihadirkan nanti adalah YM. Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum., beliau saat ini menjabat sebagai Hakim Agung Kamar Agama yang bertugas pada Mahkamah Agung RI. Pada diskusi hukum tahap dua ini, kehadiran figur seperti beliau di Palembang sangatlah dinantikan, agar eksekusi sekaligus permasalahannya dapat dibedah secara mendalam.

Baca Juga : Mencermati E-Litigasi Pada Acara Puncak Perayaan HUT MA ke-74 yang Siar Secara Live Streaming

Sekilas Tentang YM. Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum

YM. Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum dilantik menjadi hakim agung oleh Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Hatta Ali, S.H., M.H. di Gedung MA, Selasa (7/11/2017).

Beliau mengawali pengabdiannya kepada negara pada tahun 1987 di Klungkung, Bali. Selama 30 tahun itu, ia telah berpengalaman mengemban berbagai jabatan, mulai dari panitera pengganti, hakim, pimpinan pengadilan, asisten hakim agung, pengajar di Pusdiklat MA, hingga sekarang menjadi hakim agung.

YM. Dr. H. Yasardi, S.H., M.Hum., merupakan salah satu hakim di lingkungan peradilan agama yang fasih berbahasa Inggris. Alumnus IAIN Jakarta dan Universitas Islam Bandung ini tercatat pernah terlibat dalam sejumlah pelatihan di luar negeri, yaitu di Australia, Jepang dan Mesir..

Kegiatan seperti ini hadaknya dapat dilakukan secara berkesinambungan dan tidak terhenti sampai pada tahap ini saja, bahkan harus tetap dilanjutkan. “saya berkeyakinan, diskusi hukum seperti ini dapat meningkatkan kualitas tenaga teknis di lingkungan Peradilan Agama untuk menghidupkan diskusi ilmiah dalam hal penguasaan hukum materil, hukum formil, dan administrasi yustisial,” imbuhnya menambahi.

Sementara itu dari sisi peserta diskusi, Hakim PA Muara Enim, Roli Wilpa, S.H.I., M.Sy. berpendapat terkait hal ini. Ia menuturkan, output kegiatan hasil Diskusi Teknis Yustisial tahap pertama yang dilaksanakan di wilayah hukum PTA Palembang pada periode April sudah tepat sasaran, terbukti diskusi yang diinstruksikan untuk dilaksanakan setiap 4 bulan sekali, pada bulan Agustus kembali dilaksanakan bagi seluruh tenaga teknis pengadilan tingkat pertama dibawah koordinasi Wakil Ketua PTA Palembang dan Hakim Tinggi Pengawas Daerah yang ditugaskan, dengan menghimpun semua permasalahan hukum materil, hukum formil, dan administrasi yustisial yang terjadi disetiap satuan kerja, berdasarkan instruksi Dirjen Badilag dalam Surat Nomor 1324/DjA/OT.01.1/IV/2019, tanggal 12 April 2019. “Mudah-mudahan diskusi selanjutnya dapat dilaksanakan lagi pada bulan Desember mendatang, dengan permasalahan aktual yang sedang terjadi untuk menjadi topik diskusi,” harapnya demikian.

| Humas Pengadilan Agama Muara Enim