Ketua PTA Palembang : Hakim Tinggi Yang Baru Dilantik Diminta Langsung Action

Berita Utama
Typography

PA-MUARAENIM.GO.ID - Rabu (22/5/2019) pukul 09.00 WIB, sebanyak 3 (tiga) orang Hakim Tinggi dan 7 (tujuh) orang Ketua Pengadilan Agama, dilantik Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang, Drs. H. Endang Ali Ma’sum, S.H., M.H., di Aula Lantai 4 Pengadilan Tinggi Agama Palembang, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 43, Palembang. Dalam kesempatan ini, semua Hakim Tinggi, Pejabat dan Staf di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palembang hadir memenuhi ruang acara. Tampak juga sejumlah Ketua, Wakil Ketua dan sebagian Pejabat dari Pengadilan Agama se wilayah PTA Palembang.

Para Hakim Tinggi itu, ketiganya dilantik menjadi Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Palembang, mereka adalah Drs. H. Hasanadi Badni, S.H., M.Hum. sebelumnya merupakan Hakim Tinggi PTA Jakarta, Drs. H. Thamzil, S.H. sebelumnya merupakan Hakim Tinggi PTA Ambon dan Drs. Abd Latif, M.H. sebelumnya merupakan Hakim Tinggi PTA

 

Sedangkan tujuh Ketua Pengadilan Agama yang juga dilantik antaralain Drs. H. Paet Hasibuan, S.H., M.A. sebagai Ketua PA Palembang Kelas IA, Drs. Ikhsan, S.H., M.A. sebagai Ketua PA Baturaja Kelas IA, Dra. Sriwahyuningsih, S.H., M.H.I. sebagai Ketua PA Kayuagung Kelas IB, Rahmi Hidayati, M.Ag. sebagai Ketua PA Martapura Kelas II, Elmisbah Ase, S.H.I. sebagai Ketua PA Muaradua Kelas II, Febrizal Lubis, S.Ag., S.H. sebagai Ketua PA Pagaralam Kelas II dan Suryadi, S.Ag., S.H., M.H., sebagai Ketua PA Prabumulih Kelas II.

Baca Juga :
YM. Drs. H. Helmy Thohir, M.H. : Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Kerja

 

Dalam pengarahan dan sambutannya, Ketua PTA Palembang diawal memberikan ucapan selamat kepada para Hakim Tinggi yang baru dilantik. Selanjutnya ia mengingatkan perihal tugas Hakim Tinggi yang harus dicermati, menurutnya ada 3 (tiga) tugas dari Hakim Tinggi tersebut, yakni pertama sebagai pengadil di tingkat banding (judex facti), kedua sebagai pembina dan pengawas Pengadilan Agama dibawah binaannya dan yang ketiga membuat catatan tertulis atas perkara yang diperiksa olehnya dalam tingkat banding sebagaimana yang diamanatkan oleh SEMA Nomor 12 Tahun 2009, kemudian menginventarisasi temuan-temuan yang berupa kekeliruan yang dilakukan oleh hakim tingkat pertama dan catatan catatan terhadap perkara yang diperiksanya itu, dikumpulkan, dikoreksi, sekaligus didiskusikan baik di internal PTA Palembang maupun bersama sama dengan Pengadilan Agama dibawah binaannya.

Terkait dengan diskusi tersebut, Ketua PTA Palembang mengatakan bahwa sesuai dengan surat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama diskusi tersebut setidaknya dilakukan 4 bulan sekali, periodel April, periode Agustus dan periode Desember, alhamdulillah di PTA Palembang sendiri telah dilaksanakan diskusi untuk periodel April, dan kita tinggal mengahadapi diskusi periode yang kedua bulan Agustus nanti. Oleh karena itu, mengiringi ucapan selamat tersebut, kepada para Hakim Tinggi yang baru kami memohon untuk langsung action, langsung aktif di PTA Palembang, kemudian memperkuat kontrol pembinaan dan pengawasan Pta Palembang kepada PA dibawah.

Untuk selanjutnya kepada Ketua PA yg baru dilantik sayapun mengucapkan selamat, demikian dikatakannya. “Anda sekalian adalah insan-insan pilihan yang terpilih untuk memimpin peradilan yang berada dibawah Mahkamah Agung RI, satu diantaranya adalah dalam rangka mengejarlangkahkan visi Mahkamah Agung yaitu terwujudnya peradilan Indonesia yang agung, yang salah satu misinya adalah meningkatkan kualitas kepemimpinan peradilan. Karena anda sekalian adalah insan-insan yang dipilih untuk meningkatkan kualitas tersebut, maka dalam rangka peningkatan kualias kepemimpinan tersebut anda sekalian harus memberai, memimpin, mengarahkan dan membimbing setiap aparatur peradilan agama ditempat masing-masing,” imbuhnya.

Pada akhir sambutannya itu, ia pun menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Ketua PTA DKI Jakarta serta Wakil Ketua PTA Medan yang menghadiri acara pelantikan para Hakim Tinggi dan Ketua Pengadilan Agama di PTA Palembang.

| Humas Pengadilan Agama Muara Enim