Ketua PA Muara Enim, Berikan Support SDM-nya yang Ikuti Seleksi CPP

Berita Utama
Typography

PA-MUARAENIM.GO.ID - Keluarnya pengumuman hasil seleksi administrasi peserta seleksi calon Panitera Pengganti (CPP) Pengadilan Agama tahun 2019, menjadi semangat baru bagi dua orang SDM terbaik Pengadilan Agama Muara Enim yang ikut dalam proses seleksi tersebut, yang mana nama keduanya (Heri Oktarua, S.H., dan Luthfi Hadisaputra, S.H.) tercantum dalam Surat Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradila Agama Nomor 1755/DJA.2/HM.00/V/2019 tanggal 10 Mei 2019, perihal Pengumuman Pelaksanaan Simulasi dan E-test Calon Panitera Pengganti Tahun 2019.

Sejak awal kedua sahabat karib yang kini tengah meniti karir, di struktural kesekretariatan Pengadilan Muara Enim sebagai Aparatur Sipil Negara, selalu harmonis dan bersikap kompak, terlebih sewaktu mereka mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk mendaftar menjadi calon peserta seleksi. Dalam melaksanakan tupoksi, keduanya selalu menjaga kedisiplinan, bersikap profesional, bahkan selalu menunjukan kerjasama yang baik di bawah unit Umum dan Keuangan, tak ayal kekompakan mereka pun jadi teladan bagi rekan rekan kerja disekeliling mereka, bahkan hal itu pun jadi perhatian lebih pimpinan Pengadilan Agama Muara Enim, terbukti ketika mereka melaksanakan simulasi try out e-test di ruang rapat kesekretariatan, Selasa (15/5/2019), Ketua Pengadilan Agama Muara Enim, Drs. H. Rasyidi Daulay, M.H., pun hadir meninjaunya.

Tak ingin melihat SDM-nya itu gagal dalam seleksi ini, saat berada disana, ia pun menyampaikan sedikit pesan kepada keduanya, yang sehari hari kerap ia panggil dengan nama Heri dan Luthfi. “Persiapkanlah diri kalian masing-masing dengan sebaik-baiknya pada 17 Mei nanti karena setiap kesempatan tidak akan datang dua kali, saya berharap dalam menghadapi seleksi ini, hendaknya kalian sudah membuka dan membaca-baca buku, bahkan seharusnya sudah dimulai jauh-jauh hari sebelum masa ujian tiba,” himbaunya memotivasi.

Baca Juga :
Ketua PA Muara Enim : Diklatpim Tingkat III Untuk Membentuk Kompetensi Kepemimpinan Taktikal

Mencermati proses seleksi CPP kali ini, Ketua Pengadilan Agama Muara Enim pun memberikan tanggapan yang positif. Menurutnya, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama dalam menyelenggarakan kegiatan seleksi calon Panitera Pengganti Pengadilan Agama tahun 2019, tidak lain bertujuan mempercepat program reformasi birokrasi dalam hal penataan dan peningkatan kapasitas aparatur tenaga teknis di lingkungan Peradilan Agama. Selain itu e-test ini, menurut hematnya juga merupakan salah satu betuk wujud implementasi era baru peradilan modern berbasis teknologi informasi.

Ditempat itu pun, sebelum dimulainya simulasi tersebut, Panitera Pengadilan Agama Muara Enim, Edy Syafiq, S.H., juga berada disana. Kehadirannya itu adalah untuk mendampingi para peserta seleksi dalam mengikuti kegiatan simulasi sehubungan dengan bidangnya sebagai pimpinan di kepaniteraan. Sama saja dengan Ketua Pengadilan Agama Muara Enim, ia pun berharap semua peserta CPP ini dapat mengikuti seleksi dengan baik di Pengadilan Tinggi Agama Palembang Jum’at nanti dan dinyatakan lulus semua sebagai Panitera Pengganti.

Setelah kedua kalinya menyelesaikan kegiatan simulasi, Heri dan Luthfi pun dimintai kesempatan untuk wawancara terkait simulasi e-test melalui portal “elearning.badilag.net” yang baru saja mereka ikuti. Kepada redaktur “pa-muaraenim.go.id”, mereka menuturkan bahwa portal e-Learning ini merupakan media pembelajaran dan pelatihan secara elektronik yang dikhususkan bagi warga peradilan agama di seluruh Indonesia. Banyak manfaat yang didapatkan dari program e-Learning ini. Beberapa manfaat itu antara lain adalah menghemat waktu dan biaya, menjangkau lebih banyak partisipan dari berbagai daerah dengan kondisi geografis yang berbeda-beda, selain tentunya juga dapat membuat para partisipan lebih mandiri dalam menggali materi pembelajaran.

Diakhir kesempatan wawancara itu, saat ditanyai mengenai saran dan masukannya, peserta menuturkan harapannya agar proses seleksi secara e-test ini dapat terus dipertahankan, bahkan hendaknya menurutnya lagi, portal e-Learning ini juga tidak hanya menyediakan materi tentang pemberian pelayanan di meja informasi, namun sistem ini perlu juga menyiapkan materi materi untuk seleksi lainnya.

| Humas Pengadilan Agama Muara Enim