PA-MUARAENIM.GO.ID - Assessment internal yang telah dilaksanakan pada Senin (15/4/2019) sampai dengan Kamis (18/4/2019) lalu, kini memasuki puncaknya. Sebagai muara dari pelaksanaan assessment internal tersebut, pada tahapan ini, tim penjaminan mutu Pengadilan Agama Muara Enim di akhir tinggal melaksanakan rapat tinjauan manajemen (management review meeting) saja. Sehubungan dengan hal itu, dan demi menjamin kesesuaian prosedur dalam menerapkan akreditasi penjaminan mutu, maka dilaksanakanlah tinjauan manajemen dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Agama Muara Enim selaku Top Management dalam tim penjaminan mutu, Jum’at (10/5/2019), di ruang sidang utama.

Top Management, Ketua dan Sekretaris tim penjaminan mutu, Assessor Internal serta seluruh anggota dalam tim penjaminan mutu dalam ruang pertemuan membahas berbagai persoalan terkait hasil assessment internal, survey kepuasan masyarakat, sasaran mutu, hasil tindak lanjut rapat tinjauan manajemen terdahulu, dan saran atau usulan perbaikan dari berbagai pihak. Ketua tim penjaminan mutu, Erni Melita Kurnia Lestari, S.H.I., M.H., diawal rapat memeparkan persoalan persoalan yang menjadi agenda rapat siang itu, secara berurut dan lengkap. Dengan duduk bersama ia berharap persoalan yang disampaikannya dapat terpecahkan dan menemukan solusi yang tepat sehingga dapat dilakukan tindakan perbaikan, demikian menurutnya meskipun hasil penilaian mandiri yang dilakukan sesungguhnya lebih besar dari yang terdahulu.

Menyikapi laporan Ketua tim penjaminan mutu yang disampaikan dalam presentasinya selama lebih kurang 30 menit, Ketua Pengadilan Agama Muara Enim, Drs. H. Habib Rasyidi Daulay, M.H., sebagai pimpinan tertinggi pun lalu menentukan arah dan sikapnya, untuk kemudian ditetapkan sebagai langkah dalam menindak lanjuti persoalan persolan dimaksud. Dalam menentukan langkah dan sikapnya tersebut pula, Top Manajemen tidak serta-merta mempertimbangkan pemikirannya sendiri, bahkan ia meminta masukan dan saran dari berbagai pihak terlebih dahulu sebelum memutuskannya dalam rapat tersebut. Ketua Pengadilan Agama Muara Enim pada kesempatan itu menawarkan juga beberapa solusi bahkan ia tak sungkan melemparkan tawaran pemberian solusi atas setiap persoalan, dimana dari semua solusi yang ada tersebut akan dipilih mana yang dianggap tepat sebagai langkah penyelesaian yang cepat.

“Surveillance tahun ini adalah yang pertama bagi kita semua, berhasil atau tidaknya Pengadilan Agama Muara Enim mempertahankan “A” (Excellent) dalam assessment Juni nanti, tergantung dari usaha kita semua dalam memperjuangkannya. Untuk itu tahun ini, saya dan kita semuanya yang ada di pertemuan ini harus bertekad mempertahankannya kembali, tentu salah satunya yaitu dengan cara tetap menjaga kekompakan dan semangat dalam bekerja, dan disamping itu perlu juga kita flashback kebelakang, saat ketika kita akan mendapatkan predikat “A” (Excellent) pada akreditasi pertama tahun 2018 lalu. Jadi intinya kita pasti bisa, kalau kita mau,” pungkasnya memberi arahan, ketika siang menjelang sore hari itu.

Diakhir pengarahannya, ia kembali menegaskan poin poin yang menjadi kesimpulan bersama dalam rapat tinjauan manajemen yang tengah dilaksanakan itu, kemudian ia pun meminta komitmen tim penjaminan mutu untuk menyukseskan Pengadilan Agama Muara Enim yang dalam waktu dekat akan menghadapi assessment surveillance, pada Juni 2019.

| Humas Pengadilan Agama Muara Enim

 

, , ,

 

 

Tinggalkan Komentar

 

 

 

Statistik Pengunjung

6 2 2 5 1
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
80
130
62251
0
6935
7992
62251
IP Anda : 34.204.0.181
2019-05-22 12:42