Masa muda adalah Masa yang berapi-api”, itulah kata yang menggambarkan bahwa masa muda adalah masa yang sangat bergairah dan masa yang rentan akan perilaku ataupun hal-hal yang bersifat negatif jika tidak bisa di disaring dengan baik…

Senin, 23 februari 2015, Ketua Pengadilan Agama Muara Enim (PA Muara Enim) untuk pertama kalinya menjadi Pembina Upacara di SMA / SMK di wilayah Kabupaten Muara Enim. Kegiatan menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah menengah tersebut terlaksana berdasarkan kerjasama Pemerintah Kabupaten Muara Enim dengan BNK Muara Enim Tahun 2015, sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Muara Enim Nomor: 451/008/II/2015.

Pada kesempatan pertama, Ketua PA Muara Enim telah dijadwalkan untuk menjadi Pembina Upacara di SMA Bukit Asam Kecamatan Tanjung Enim, salah satu lembaga pendidikan yang berada di lingkungan PT. Bukit Asam.(persero) Tbk dan dibawah binaan “Bukit Asam Foundation”.

Di hadapan Dewan Guru dan para Siswa SMA Bukit Asam, Drs. H. Muchlis, S.H.,M.H., (Ketua PA Muara Enim) memberikan wawasan dan pengetahuan dasar tentang Lembaga Peradilan Agama di Indonesia. Sebagai mana yang telah termuat di dalam UUD 45, disebutkan bahwa Pengadilan Agama adalah salah satu dari empat Lembaga Peradilan yang dinaungi oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia. Adapaun keempat lingkungan peradilan yang dimaksud adalah Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Pengadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Militer. “Para siswa harus mengetahui sejak dini bahwa di negara ini ada empat lingkungan lembaga peradilan yang dibentuk oleh konstitusi, dan para siswa semua kedepan dapat berkarir dan mengabdi di salah satu lembaga peradilan tersebut”, ucap Pak Muchlis.

Pengibaran bendera oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) SMA Bukit Asam Tanjung Enim

Didalam amanatnya, Pembina Upacara mengingatkan kepada siswa/i SMA Bukit Asam untuk mewaspadai Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (NARKOBA), mengingat maraknya penyebaran NARKOBA di kalangan generasi muda dan di Indonesia akhir-akhir ini. Pencandu narkoba perkembangannya semakin pesat, para pencandu narkoba pada umumnya berusia antara 11 sampai 24 tahun. Artinya, pada usia tersebut ialah masa-masa perkembangan dan pembelajaran. Oleh sebab itu, diharapakan agar para siswa/I agar lebih berhati-hati dalam mencari teman, sebagai mana nasihat orang bijak yang berbunyi, “ Jika kita berteman dengan Penjual minyak wangi, maka kita akan ikut wangi, tapi sebaliknya jika kita berteman dengan orang-orang yang gemar bermain api maka kita akan ikut terbakar olehnya”.

Pada Akhir amanatnya, Ketua PA Muara Enim memberikan Nasehat kepada sekitar 600 siswa/i SMA Bukit Asam yang mengikuti upacara tersebut agar dapat mengambil nilai moral dari kisah sahabat Nabi, Ali bin Abi Tholib yang memberikan nasehat kepada anaknya: “wahai anakku jadilah engkau seperti garam! Walaupun murah tetapi selalu dibutuhkan oleh manusia, jangan engkau seperti lalat yang selalu meninggalkan penyakit dan hal-hal buruk disetiap tempat yang ia singgahi, karena sebaik-baik Manusia adalah yang memberikan manfaat bagi Manusia Lainnya” ., (zhoek).

Ketua PA Muara Enim berbincang dengan Kepala Sekolah SMA Bukit Asam diruang kerja Kepala Sekolah SMA Bukit Asam.

 

Kabupaten muara enim, Ketua pa, Pa muara enim, Pengadilan agama

 

 

Tinggalkan Komentar

 

 

 

Statistik Pengunjung

2 3 1 4 5
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
8
131
23145
0
1830
2787
23145
IP Anda : 23.20.25.122
2018-07-19 01:39